Lidah Masih Kelu, Jari Jemari Masih Kaku

19 06 2009

Assalamu’alaikum,

Hari ini sudah 7 hari dia pergi tinggalkan kita. Rasa bagaikan semalam baru berbicara ria bersama si dia. Lidah ini masih kelu, jari jemari pula setus kaku. Manik-manik jernih saban hari masih mengalir apabila emel di dalam inbox di baca. Tidak kira tempat dan masa, pasti tetap ia jatuh berderai. Tarbiyah buat di ini dan sudah pasti tarbiyah buat para amilin Illahi.

MashaAllah, sungguh unik didikan dari Allah. Pedih, sakit dan mendalam, tapi berkesan. Sesungguhnya peringat itu amat berharga buat para mukmin. Kata-kata allahyarham akh Ammar… “Jiwa mereka yang hangat cintanya mencari akhirat. Laksana anak-anak akhirat…melihat dunia dari jendela akhirat” benar-benar membuatkan saya terfikir, apakah sudah cukup cinta akhirat dalam diri ini? Sudah sediakan diri ini untuk di jemput pulang oleh Allah? Belum… belum… masih belum… Ya Allah, Kau berikanlah aku peluang! Peluang untuk mempersiapkan diri untuk menuju akhiratMu. Ameen. Sekian dulu buat masa ini. Wassalam.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: